
Istilah android digunakan untuk pertama kalinya oleh penulis asal perancis bernama Mathias Viliers de L’Isle-Adam (1838-1898) dalam bukunya yang berjudul Tommorow’s Eve. Ceritanya berkisar tentang sesosok artificial robot dengan bentuk layaknya manusia biasa yang diberi nama Hadaly. Mungkin sosok android paling terkenal di dunia adalah C-3PO yang terdapat dalam serial Star Wars, yang memiliki kepribadian seperti seorang buttler alias pelayan. Ia dibuat oleh Anakin Skywalker dalam Episode 1 : The Phantom Menace dan keberadaannya terus dipertahankan. Selain itu nama Data tentu sudah dikenal baik oleh pengemar Star trek. Ia merupakan sesosok android yang bekerja di USS Enterprise sebagai navigator, dan memiliki banyak keahlian lain yang membuat asset paling berharga. Namun berkat kecanggihan teknologi yang berhasil dicapai, kini umat manusia sudah berhasil menciptakan beberapa android yang dapat berfungsi dengan baik. Misalnya EveR-1 yang dibuat oleh the Korea Institue for Industrial Technology, sebuah gynoid interpersonal communication medel yang dapat meniru ekspresi wajah manusia dan melakukan percakapan sederhana karena memiliki lebih dari 400 vocabulary.
Dua android yang paling terkenal adalah QRIO dan ASIMO.
Model yang pertama yaitu QRIO (Singkatan dari Quest for curiosity) pada awalnya dinamakan dengan Sony Dream Robot alias SDR. Android ini merupakan bipedal humanoid yang diciptakan untuk tujuan enterteiment sebagai penerus kesuksesan yang sudah dicapaI oleh AIBO. Dengan tinggi badan sekitar 0,6m dan berat 7,3Kg ia memiliki kemampuan bergerak yang lebih sempurna karena ukuran tubuhnya yang relative kecil dan lebih ringan.
Android, Inc. didirikan di
Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh
Andy Rubin (pendiri
Danger),
Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears (mantan VP
T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka
WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi penggunanya"

Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi
kamera digital, namun kemudian disadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi
Symbian dan
Windows Mobile (
iPhone Apple belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang.
Steve Perlman, seorang teman dekat Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.
Google mengakuisisi Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google.
[12] Setelah itu, tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., namun banyak anggapan yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan
kernel Linux. Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan
operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka menyediakan sistem yang fleksibel dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator seluler bahwa kerjasama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi
Spekulasi tentang niat Google untuk memasuki pasar komunikasi seluler terus berkembang hingga bulan Desember 2006. BBC dan Wall Street Journal melaporkan bahwa Google sedang bekerja keras untuk menyertakan aplikasi dan mesin pencarinya di perangkat seluler. Berbagai media cetak dan media daring mengabarkan bahwa Google sedang mengembangkan perangkat seluler dengan merek Google. Beberapa di antaranya berspekulasi bahwa Google telah menentukan spesifikasi teknisnya, termasuk produsen telepon seluler dan operator jaringan. Pada bulan Desember 2007, InformationWeek melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa aplikasi paten di bidang telepon seluler. Pada tanggal 5 November 2007, Open Handset Alliance (OHA) didirikan. OHA adalah konsorsium dari perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google, produsen perangkat seluler seperti HTC, Sony dan Samsung, operator nirkabel seperti Sprint Nextel dan T-Mobile, serta produsen chipset seperti Qualcomm dan Texas Instruments. OHA sendiri bertujuan untuk mengembangkan standar terbuka bagi perangkat seluler. Saat itu, Android diresmikan sebagai produk pertamanya; sebuah platform perangkat seluler yang menggunakan kernel Linux versi 2.6. Telepon seluler komersial pertama yang menggunakan sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang diluncurkan pada 22 Oktober 2008
Sejak tahun 2008, Android secara bertahap telah melakukan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kinerja sistem operasi, menambahkan fitur baru, dan memperbaiki
bug yang terdapat pada versi sebelumnya. Setiap versi utama yang dirilis dinamakan secara alfabetis berdasarkan nama-nama makanan pencuci mulut atau cemilan bergula; misalnya, versi 1.5 bernama
Cupcake, yang kemudian diikuti oleh versi 1.6
Donut. Versi terbaru adalah 4.3
Jelly Bean. Pada tahun 2010, Google merilis seri
Nexus; perangkat telepon pintar dan tablet dengan sistem operasi Android yang diproduksi oleh mitra produsen telepon seluler seperti HTC,
LG, dan Samsung. HTC bekerjasama dengan Google dalam merilis produk telepon pintar Nexus pertama, yakni
Nexus One. Seri ini telah diperbarui dengan perangkat yang lebih baru, misalnya telepon pintar
Nexus 4 dan tablet
Nexus 10 yang diproduksi oleh LG dan Samsung.
Pada 13 Maret 2013,
Larry Page mengumumkan dalam postingan blognya bahwa Andy Rubin telah pindah dari divisi Android untuk mengerjakan proyek-proyek baru di Google. Ia digantikan oleh
Sundar Pichai, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala divisi Google Chrome yang mengembangkan
Chrome OS
2013, ini rajanya Android Smartphone:
LG Nexus 4
LG Nexus 4 Merupakan hasil kerja sama antara Google den LG. Yang menarik, meskipun hp android Nexus 4 memiliki spesifikasi teknis yang tinggi di kelasnya tetap dijual dengan harga yang lebih murah dibanding dengan ponsel lain di kelasnya.
Di Indonesia, Nexus 4 sudah resmi dijual ke publik mulai tanggal 12 Januari 2013 kemarin. Kabarnya, ketersediaan Nexus 4 di Indonesia tidak banyak dan kini menjadi barang yang agak langka karena permintaan yang cukup tinggi.
HTC Butterfly
HTC Butterfly memiliki desain yang sederhana namun berkelas dan juga dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang tinggi seperti memori 2GB, prosesor 1,5 GHz berinti empat, layar sentuh dengan resolusi 1080 x 1920 pixel, dan lainnya. HTC Butterfly adalah ponsel berbasis Android yang terbaru saat ini dari HTC.Di Indonesia, HTC Butterfly akan tersedia pada kuartal petama di tahun 2013 ini dan perkiraan harga adalah sekitar 6 jutaan rupiah.

Sony Xperia Z
Rumor yang beredar, Sony juga ikut akan mengeluarkan hp berbasis Android yang teranyar dengan nama Xperia Z. Ponsel ini sudah dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang mirip dengan HTC Butterfly. Diperkirakan Xperia Z akan hadir dengan layar 5 inchi full HD, prosesor quad-core, kamera 13 megapiksel, serta akan menjalankan Android 4.1 Jelly Bean sebagai sistem operasinya. Salah satu fitur yang menarik dari Xperia Z adalah ponsel ini tahan debu dan tahan air dengan kondisi tertentu. Sony akan merilis ponsel ini di Indonesia pada kuartal pertama di tahun 2013 ini dengan kemungkinan harga yang dibandrol berkisar 6 jutaan.

Samsung Galaxy S IV
Di ajang CES 2013, Samsung Galaxy S IV yang merupakan hp android terbaru dari Samsung ini sudah dikenalkan ke beberapa orang secara tertutup. Rumor yang beredar hp ini akan dilengkapi dengan prosesor 1,8 GHz berinti empat, layar ukuran 5 inchi dengan kerapatan piksel 440 ppi, kamera 13 megapiksel, memori 2 GB, dan sudah mendukung pengisian baterai secara nirkabel. Kemungkinan Galaxy S IV akan diluncurkan di ajang Mobile World Congress 2013 di bulan Februari 2013 nanti. Untuk di Indonesia, kemungkinan besar setelah dirilis ponsel ini akan tersedia di Indonesia melihat selama ini Samsung selalu memasukkan ponsel andalan mereka ke Indonesia.

Motorola X
Tak mau ketinggalan dengan vendor lainnya, Motorola juga akan merilis hp android berkelas dan berkualitas dengan nama Motorola X. Sama halnya dengan LG Nexus 4, Motorola X merupakan hasil kerjasama antara Motorola dan Google. Dikabarkan hp android berkelas ini akan memiliki layar yang hampir mencakupi seluruh bagian depan ponsel dan berukuran sekitar 5 inchi seperti. Kemungkinan ponsel ini akan diumumkan di ajang Google I/O pada bulan Mei 2013 ini. Belum ada banyak informasi yang beredar tentang spesifikasi dan harga hp android Motorola ini. Namun, diperkirakan Motorola X Akan hadir dengan spesifikasi yang berkualitas, tangguh dan masuk dalam hp android kelas atas.